
Saat didiagnosa terkena penyakit kanker, kebanyakan orang akan berpikir hidupnya tidak akan lama lagi, dan muncul perasaan duka sampai putus asa. Tapi perasaan dicintai serta mencintai mampu sangat membantu mengoptimalkan pengobatan yang sedang dijalani.
Proses penyembuhan penyakit kanker memerlukan waktu yang tidak sebentar. Dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan dari pasien. Karena itu dibutuhkan pinjaman dan perhatian dari orang-orang disekitarnya untuk membangkitkan semangatnya, menyerupai yang dikutip dari detikhealth.
"Penyakit kanker bantu-membantu penyakit yang mampu disembuhkan, tapi untuk mencapai itu dibutuhkan proses serta daya tahan badan yang mengagumkan dan optimal," ujar Dr Maria Astheria Witjaksono, MPALLC (FU) dari RS Kanker Dharmais.
Dr Maria menuturkan hal yang dapat meningkatkan daya tahan badan dari seorang pasien kanker yakni adanya harapan, semangat untuk bertahan hidup, kasih sayang dari orang-orang di sekitarnya, serta perasaan dicintai dan mencintai.
"Perasaan cinta mampu membangkitkan semangat, impian dan gairah dari diri si pasien untuk terus bertahan dan berobat sehingga pengobatan yang dilakukannya mampu optimal," ujar dokter bab perawatan paliatif RS Kanker Dharmais.
Pengobatan kanker menyerupai kemoterapi membutuhkan kondisi pasien yang baik dan memiliki daya tahan badan yang tinggi. Karena selain membunuh sel-sel kanker di dalam tubuh, pengobatan ini juga menjadikan efek samping bagi pasien itu sendiri. Jika pikiran dan hatinya tenang, maka pengobatan kemoterapi yang dijalaninya juga mampu lebih maksimal.
Pasien kanker diperlukan mencar ilmu untuk mencintai orang-orang dengan cara memaafkan semua kesalahan orang lain, dengan begitu hatinya akan menjadi lebih lega dan tenang. Sedangkan perasaan dicintai akan meningkatkan semangat pasien untuk bertahan dan berpikir bahwa hidupnya masih berarti untuk orang-orang terdekatnya.
"Kalau orang masih menyimpan dendam atau marah pada orang lain, maka hal ini mampu mensugesti hidupnya menyerupai nafsu makan berkurang, tidak mampu tidur yang dapat menurunkan daya tahan tubuhnya. Sehingga mampu mensugesti efek dari pengobatan yang sedang dijalaninya," ungkapnya.
Dr Maria menuturkan ada 5 tahapan yang dilalui oleh pasien kanker, yaitu:
Tahapan menolak
Perasaan ini sering dialami oleh pasien kanker yang gres didiagnosis menderita salah satu jenis kanker.
Rasa marah
Perasaan ini timbul pada diri pasien, kenapa harus saya yang sakit? Terkadang ada pasien yang merasa marah pada Tuhan.
Mencoba untuk mendapatkan keadaan
Pasien mulai mencoba bernegosiasi dengan kondisinya dan mendapatkan keadaan yang ada.
Perasaan depresi
Pasien merasa stres dan depresi dengan keadaan yang ada, menyerupai bagaimana nanti kehidupan keluarganya, siapa yang akan mengurus suami/istri dan anak-anaknya.
Tahapan mendapatkan keadaan
Pada tahap ini pasien sudah mampu mendapatkan keadaannya dan pasrah dengan segala kondisi yang ada.
"Setelah mendapatkan kondisi tubuhnya, maka tahap selanjutnya yakni mengikuti keadaan dengan keadaan penyakitnya. Karena seseorang tidak mampu terus menerus menyalahkan dirinya, tapi harus bangun dan berjuang melawan penyakit tersebut," tambahnya.
source