Hal ini mungkin lazim dirasakan oleh banyak pria yang sudah bergelar suami. Ketika melihat istri, terbesit pikiran jikalau orang yang mendampinginya tersebut tidak secantik dulu. Ada pria yang mampu menerimanya, ada pula yang justru melirik selain kepada wanitanya.
Tidak jarang, suami melaksanakan tindakan menyakitkan yakni perselingkuhan dengan wanita lain. Alasannya, istri tidak mampu merawat diri, tidak enak dipandang lagi dan banyak sekali alasan yang membuat mereka tertarik kepada wanita lain.
Untuk para suami, penyebab wanita tidak cantik lagi setelah menjadi istri berikut ini mampu menjadi materi introspeksi. Benarkah istri benar-benar tidak secantik dikala pertama kali anda mengenalnya. Atau justru permasalahan ada pada diri anda? Berikut ulasannya.
Kehidupan setelah menikah tidak melulu mulus menyerupai yang diharapkan. Akan ada watu tajam yang akan menjadi sandungan dan membuat seseorang terpeleset sampai tersungkur. Salah satu cobaan yang mungkin dialami yakni perselingkuhan.
Hal ini tentu sangat menyakitkan. Konon pihak yang sering dirugikan dalam hal ini yakni wanita atau istri. Wanita lain dengan fisik lebih cantik tentu akan menjadi ujian andal bagi para pria. Ada yang mampu menolaknya, namun ada pula yang terjerumus ke lembah nista.
Ujung-ujungnya, istri lah yang tetap disalahkan oleh para suami. “Salah sendiri, kenapa tidak menjaga berat badan” “Kamu itu gak secantik dulu, sementara saya bekerja dikelilingi wanita cantik”. Mungkin alasan-alasan klasik menyerupai ini akan menjadi senjata pria semoga wanita merasa bersalah sebab tidak menyenangkan prianya.
Namun benarkah demikian yang terjadi? Istri tidak cantik lagi sebab salahnya sendiri? Pria, anda harus membaca pesan tersirat Syekh berikut ini.
Seorang suami mengadukan apa yang Ia rasakan kepada seorang Syekh. Bukan mendapat dukungan, suami ini justru mendapat nasehat yang menjadi tamparan keras baginya. Tidak hanya dia, namun semua suami di dunia ini. Berikut percakapan suami tersebut dengan Syekh
“Ketika saya mengagumi calon istriku seakan-akan dalam pandanganku Yang Mahakuasa tidak menciptakan perempuan yang lebih cantik darinya di dunia ini. Ketika saya sudah meminangnya, saya melihat banyak perempuan menyerupai dia. Ketika saya sudah menikahinya saya lihat banyak perempuan yang jauh lebih cantik dari dirinya. Ketika sudah berlalu beberapa tahun kesepakatan nikah kami, saya melihat seluruh perempuan lebih manis dari pada istriku.”
Syekh berkata: “Apakah engkau tahu, ada yang jauh lebih parah daripada yang engkau alami dikala ini!?”
Laki-laki penanya: “Iya, mau.”
Syekh: “Sekalipun engkau mengawini seluruh perempuan yang ada di dunia ini, pasti anjing-anjing yang berkeliaran di jalanan itu lebih cantik dalam pandanganmu dari pada wanita manapun.”
Laki-laki penanya itu tersenyum masam, lalu ia berujar: “Kenapa tuan Syekh berkata demikian?”
Syekh itu melanjutkan: “Karena masalahnya terletak bukan pada istrimu. Namun pada insan diberi hati tamak, pandangan yang menyeleweng, dan kosong dari rasa aib kepada Allah. Mata insan tidak akan pernah puas, kecuali jikalau sudah tertutup tanah kuburan.”
Rasulullah bersabda: “Andaikan anak Adam itu memiliki lembah penuh berisi emas pasti ia akan menginkan lembah kedua, dan tidak akan ada yang mampu memenuhi mulutnya kecuali tanah. Dan Yang Mahakuasa akan mendapatkan taubat siapa yang mau bertaubat”.
Lalu Syekh itu bertanya, “Apakah engkau ingin istrimu kembali menyerupai dulu, menjadi wanita terindah di dunia ini?”
“Iya Syekh,” jawab lelaki itu dengan perasaan tak menentu.
“Pejamkanlah matamu dari hal-hal yang haram… Ketahuilah, orang yang merasa cukup dengan suatu yang halal, maka ia akan diberi kenikmatan yang tepat di dalam barang halal tersebut.
Benar bukan nasihatnya? Tidak sedikit pria berselingkuh meskipun istrinya cantik. Untuk wanita tentu ini bukan final dari segalanya, tetaplah baik dan berbakti. Merawat diri meski dianggap tak cantik lagi. Karena kesalahan bukan sepenuhnya pada anda, namun pada pria itu yang tidak pernah memikirkan kematian, surga dan neraka, serta akhirat-Nya.
Tidak jarang, suami melaksanakan tindakan menyakitkan yakni perselingkuhan dengan wanita lain. Alasannya, istri tidak mampu merawat diri, tidak enak dipandang lagi dan banyak sekali alasan yang membuat mereka tertarik kepada wanita lain.
Untuk para suami, penyebab wanita tidak cantik lagi setelah menjadi istri berikut ini mampu menjadi materi introspeksi. Benarkah istri benar-benar tidak secantik dikala pertama kali anda mengenalnya. Atau justru permasalahan ada pada diri anda? Berikut ulasannya.
Kehidupan setelah menikah tidak melulu mulus menyerupai yang diharapkan. Akan ada watu tajam yang akan menjadi sandungan dan membuat seseorang terpeleset sampai tersungkur. Salah satu cobaan yang mungkin dialami yakni perselingkuhan.
Hal ini tentu sangat menyakitkan. Konon pihak yang sering dirugikan dalam hal ini yakni wanita atau istri. Wanita lain dengan fisik lebih cantik tentu akan menjadi ujian andal bagi para pria. Ada yang mampu menolaknya, namun ada pula yang terjerumus ke lembah nista.
Ujung-ujungnya, istri lah yang tetap disalahkan oleh para suami. “Salah sendiri, kenapa tidak menjaga berat badan” “Kamu itu gak secantik dulu, sementara saya bekerja dikelilingi wanita cantik”. Mungkin alasan-alasan klasik menyerupai ini akan menjadi senjata pria semoga wanita merasa bersalah sebab tidak menyenangkan prianya.
Namun benarkah demikian yang terjadi? Istri tidak cantik lagi sebab salahnya sendiri? Pria, anda harus membaca pesan tersirat Syekh berikut ini.
Seorang suami mengadukan apa yang Ia rasakan kepada seorang Syekh. Bukan mendapat dukungan, suami ini justru mendapat nasehat yang menjadi tamparan keras baginya. Tidak hanya dia, namun semua suami di dunia ini. Berikut percakapan suami tersebut dengan Syekh
“Ketika saya mengagumi calon istriku seakan-akan dalam pandanganku Yang Mahakuasa tidak menciptakan perempuan yang lebih cantik darinya di dunia ini. Ketika saya sudah meminangnya, saya melihat banyak perempuan menyerupai dia. Ketika saya sudah menikahinya saya lihat banyak perempuan yang jauh lebih cantik dari dirinya. Ketika sudah berlalu beberapa tahun kesepakatan nikah kami, saya melihat seluruh perempuan lebih manis dari pada istriku.”
Syekh berkata: “Apakah engkau tahu, ada yang jauh lebih parah daripada yang engkau alami dikala ini!?”
Laki-laki penanya: “Iya, mau.”
Syekh: “Sekalipun engkau mengawini seluruh perempuan yang ada di dunia ini, pasti anjing-anjing yang berkeliaran di jalanan itu lebih cantik dalam pandanganmu dari pada wanita manapun.”
Laki-laki penanya itu tersenyum masam, lalu ia berujar: “Kenapa tuan Syekh berkata demikian?”
Syekh itu melanjutkan: “Karena masalahnya terletak bukan pada istrimu. Namun pada insan diberi hati tamak, pandangan yang menyeleweng, dan kosong dari rasa aib kepada Allah. Mata insan tidak akan pernah puas, kecuali jikalau sudah tertutup tanah kuburan.”
Rasulullah bersabda: “Andaikan anak Adam itu memiliki lembah penuh berisi emas pasti ia akan menginkan lembah kedua, dan tidak akan ada yang mampu memenuhi mulutnya kecuali tanah. Dan Yang Mahakuasa akan mendapatkan taubat siapa yang mau bertaubat”.
Lalu Syekh itu bertanya, “Apakah engkau ingin istrimu kembali menyerupai dulu, menjadi wanita terindah di dunia ini?”
“Iya Syekh,” jawab lelaki itu dengan perasaan tak menentu.
“Pejamkanlah matamu dari hal-hal yang haram… Ketahuilah, orang yang merasa cukup dengan suatu yang halal, maka ia akan diberi kenikmatan yang tepat di dalam barang halal tersebut.
Benar bukan nasihatnya? Tidak sedikit pria berselingkuh meskipun istrinya cantik. Untuk wanita tentu ini bukan final dari segalanya, tetaplah baik dan berbakti. Merawat diri meski dianggap tak cantik lagi. Karena kesalahan bukan sepenuhnya pada anda, namun pada pria itu yang tidak pernah memikirkan kematian, surga dan neraka, serta akhirat-Nya.
