
Sebagian pengikut Harold Camping menyatakan terheran-heran atau mengatakan kekeliruan ramalan itu ujian terhadap keimananan mereka.
Sementara itu, Camping sendiri tidak terlihat semenjak batas waktu ramalannya.
Camping, 89 tahun, meramalkan Yesus Kristus akan kembali ke bumi hari Sabtu.
Orang-orang yang benar-benar beriman kemudian akan diangkat ke surga [raptured], kata beliau dikala mengumumkan prediksinya.
Dia berbagi prediksinya melalui jaringan media penyiaran dan juga papan iklan dalam kampanye yang kemudian menyebar ke banyak negara.
Menurut Camping, naskah injil mengindikasikan gempa bumi dahsyat hari Sabtu, yang beliau katakan akan mulai pada pukul 1800 di banyak sekali zona waktu di seluruh dunia, akan menandai awal kehancuran dunia dan sebelum tanggal 21 Oktober semua orang yang tidak percaya akan mati.
Menguras tabungan
Robert Fitzpatrick, seorang pensiunan dinas transportasi di New York, AS, mengatakan beliau telah menguras lebih dari $140.000 (sekitar Rp 1 miliar £86,000) dari tabungannya menjelang 21 Mei untuk mempublikasikan prediksi Harold Camping.
Setelah pukul 1800 hari Sabtu (21/5) waktu setempat dan prediksi tidak memperlihatkan tanda-tanda terwujud, beliau mengatakan: ”Saya tidak mengerti mengapa..saya tidak mengerti mengapa tidak terjadi apa-apa.”
”Saya tidak mampu katakan kepada anda perasaan saya sekarang ini. Jelas, saya belum benar-benar memahami mengapa kita masih di sini,” arnya.
Sebagian pengikut lain Harold Camping mengatakan mereka menyimpan keraguan terhadap prediksi tersebut.
”Saya agak skeptis, tapi saya mencoba untuk menyisihkan skeptisme, alasannya yaitu saya beriman kepada Tuhan,” kata Keith Bauer, yang menempuh perjalanan 4.830km, dari Maryland ke California, tempat kantor Family Radio milik Harold Camping berada, untuk menyongsongRapture [hari orang beriman diangkat ke surga].
”Saya mengharapkannya, alasannya yaitu saya rasa surga akan lebih baik daripada Bumi ini,” ujar Bauer, operator kendaraan berat, yang mengambil cuti untuk mampu pergi ke kantor Family Radio.
Beberapa pengikut lain menyatakan penundaan yaitu ujian lain dari Yang Mahakuasa untuk menguji keteguhan iktikad mereka.
‘Tidak ada rencana cadangan’
Prediksi Harold Camping juga disebarluaskan di luar wilayah Amerika Serikat
Media di Amerika Serikat melaporkan Harold Camping tidak terlihat semenjak prediksi yang beliau siarkan ternyata salah, sedangkan kontak telepon dan e-mail ke Family Radio tidak dijawab hari Sabtu.
Koran The Washington Post melaporkan layanan telepon untuk mencegah bunuh diri dibuka untuk mengantisipasi kemungkinan orang-orang yang percaya dengan ramalan tersebut mengalami depresi setelah ramalan simpulan zaman tidak menjadi kenyataan.
Sekelompok warga dari Gereja Alkitab Calvary di Milpitas, California, mengadakan misa pagi untuk menghibur orang-orang yang percaya dengan isi khutbah Harold Camping, lapor koran New York Times.
”Kami hadir di sini, alasannya yaitu kami peduli kepada orang-orang ini,” tulis koran tersebut mengutip James Bynum, salah seorang pemuka gereja.
Namun, banyak kelompok warga Nasrani menepis pandangan Camping. Sebagian bahkan menggambarkan beliau sebagai ”nabi palsu”.
Sebagian kalangan orang yang tidak percaya kepada ilahi berpesta untuk merayakan melesetnya ramalan, sedangkan sekelompok orang yang tidak percaya berkumpul di luar markas Family Radio International milik Harold Camping di daerah Oakland, California, dikala tenggat waktu ramalan berlalu.
”Ini mungkin salah satu hal duka yang saya pernah baca, kabar bahwa ada belum dewasa di luar sana yang orang tuanya menghabiskan dana tabungan kuliah, [dan] menjual rumah mereka,” kata seorang wanita kepada BBC.
Camping mengatakan beliau tahu ”tanpa secuil keraguan pun” bahwa ”hari kiamat” akan tiba, dan menyatakan tidak ada ”rencangan cadangan”.
Dia sudah pernah meramalkan simpulan zaman pada tahun 1994. Para pengikutnya belakangan menyatakan ramalan itu hanya mengacu tahap antara. (BBC)