Benda itu berada sempurna di sisi kiri Arnold, 20-30 km utara pesawatnya pada ketinggian sama. Benda itu berupa rangkaian sembilan obyek yang berkilat seiring terbang menuju matahari. Membandingkan ukuran pesawatnya, Arnold memperkirakan ukuran obyek itu selebar 13-15 m.
Mengingat benda ini bisa terbang sejauh 80 km dalam 1 menit 42 detik, Arnold memperkirakan benda ini bisa melaju pada kecepatan 2.736 km/jam atau tiga kali lebih cepat dari pesawat buatan insan zaman itu.
Namun, seolah dikendalikan, obyek terbang itu tampak menukik dan meliuk di sekitar rintangan di medan itu. Saat benda ini menghilang di kejauhan, Arnold terbang ke Yakima, Washington, kemudian mendarat dan pribadi menceritakannya pada staf bandara.
Keesokan harinya, Arnold diwawancarai wartawan, dan dongeng mengenai hal ini menyebar kolam wabah di seluruh bangsa.
“Saat itu, masih ada anggapan, Mars atau Venus bisa menjadi planet hunian baru,” kata penulis buku UFO Robert Bulpen.
Orang mengira, UFO ini merupakan orang Mars yang datang mengawasi insan yang kini memiliki senjata nuklir. Seiring waktu, kejadian inilah yang menjadi teori pertama dari banyak kunjungan yang bersifat luar angkasa. Era penampakan UFO pun dimulai.
Penampakan Arnold menjadi 'semacam sensasi yang menjadi gosip utama di seluruh dunia,' tulis hebat UFO Martin Kottmeyer. “Segera setelahnya, semua orang mencari pesawat gres berbentuk menyerupai piring,” lanjutnya.
Dalam beberapa pekan, muncul ratusan laporan benda terbang ini di seluruh dunia. Sementara orang menerka melihat hal sama dengan Arnold, terdapat ironi besar ketika itu. Yakni, “Kenneth Arnold belum melaporkan melihat piring terbang”.
Bahkan, Arnold mengatakan kepada pers, benda itu terbang tak menentu, “Seperti piring jikalau melintasi air”. Benda ini tipis dan datar ketika dilihat dari ujung, katanya. Namun, berbentuk bulan sabit jikalau dilihat dari atas. Meski begitu, reporter Bill Bequette dari United Press menafsirkan, benda ini berbentuk cakram bulat.
Menurut hebat UFO dan wakil editor Inquirer Skeptical Benjamin Radford, “Pernyataan itu menjadi salah kutipan paling besar dalam sejarah yang dilakukan wartawan”. Ungkapan ‘piring terbang’ memberi bentuk pada mitos UFO semenjak awal, tulis Kottmeyer.
Dalam kacamata seni, hoax, film sains fiksi, program tv dan sebagian besar laporan penculikan alien, UFO digambarkan sebagai piring terbang sampai ketika ini.
“Kesalahan Bequette sendiri tak bisa menjadi sanggahan utama teori luar angkasa bagi semua orang. Namun, kesalahan ini malah meninggalkan satu paradoks hebat, mengapa makhluk luar angkasa merancang ulang pesawat mereka demi mengikuti keadaan dengan kesalahan Bequette itu?” tulis Kottmeyer.
Meski tak melihat piring terbang, sebagian besar rekan Arnold yakin pilot ini benar-benar melihat sesuatu hari itu. Jadi, apa yang bersama-sama Arnold lihat?
Satu teori menyatakan, Arnold melihat bola api, meteor yang jatuh dari atmosfer. Selanjutnya, potongan-potongan meteor akan berwujud menyerupai rantai dan bersinar sangat terperinci serta bisa bergerak ribuan kilometer per jam.
Namun, banyak sejarawan menerka benda itu bukanlah bendar luar angkasa, “Benda itu mungkin hanya pelikan yang terbang dalam formasi,” kata Sheaffer. Mungkin Arnold salah menilai jarak dan menerka benda-benda itu besar dan berada di jarak yang jauh namun bersama-sama dekat, lanjutnya.
sumber:
apakabardunia