Selasa, 16 Januari 2018

Kasian Banget, Seekor Pinguin Emperor (Habitat Antartika) ditemukan Tersesat Hingga Selandia Baru

Seekor burung penguin jenis Emperor yang biasanya ditemukan di Antartika muncul di Pantai Peka Peka di Selandia Baru. Pemandangan ini jarang terjadi dan merupakan pertama kali seekor penguin Emperor disaksikan berada di Selandia Baru dalam 44 tahun terakhir.



“Saya melihat makhluk berwarna putih berkilau bergerak bangun dan aku waktu itu menerka aku berimajinasi,” kata Christine Wilton, yang menemukan penguin itu saat ia sedang berjalan-jalan dengan anjingnya, menyerupai dikutip dari BBC.

Departemen konservasi setempat tidak mampu memperkirakan bagaimana penguin itu tiba di sana, dan mengatakan mungkin binatang itu mengambil arah yang salah.

“Sangat indah bahwa kita mampu melihat salah satu penguin ini di pesisir Kapiti,” kata pejabat departemen itu, Peter Simpson.

Pengunjung pantai yang tidak diundang tersebut menarik penonton yang terdiri dari warga setempat dan orang-orang yang lewat yang diperintahkan supaya tidak mengganggu sang penguin dan mengikat erat-erat rantai anjing mereka.







Para hebat konservasi mengatakan burung itu masih muda, umurnya sekitar 10 bulan dan tingginya 80 cm. Penguin Emperor merupakan spesies penguin yang paling tinggi dan paling besar. Burung-burung itu mampu tumbuh hingga setinggi 122 cm dan memiliki berat lebih dari 34 kg.

Colin Miskelly, spesialis penguin dari Te Papa, museum nasional Selandia Baru, mengatakan penguin tersebut tampaknya lahir pada animo cuek lalu di Antartika. Dia mungkin sedang mencari cumi-cumi dan krill (plankton menyerupai udang) dan kemudian mengambil arah yang salah sehingga tersesat dan muncul di North Island di Selandia Baru.

“Penguin ini tampaknya terus pergi ke arah utara dan sangat jauh dari jarak yang biasa ia tempuh,” kata Miskelly.

sumber:
tribunnews
Disqus Comments