
Untuk urusan ilmu pengetahuan banyak orang tertarik untuk mempelajari bahasa, namun beberapa bahasa di dunia memiliki tingkat pelajaran yang sulit. maka dari itu kali ini akan membahas 5 negara dengan bahasa yang sulit untuk dipelajari.
1. China
Bahasa China dianggap sulit dipelajari krn sangat menekankan pada intonasi. Penekanan intonasi yg berbeda mampu membuat arti kata yg diucapkan sangat berbeda. Tak hanya itu, ribuan abjad China yg sulit & rumit membuat bahasa yg cukup populer didunia tersebut makin susah utk dipelajari
2. Arab
Untuk orang Eropa, bahasa Arab memiliki kemiripan yg sangat sedikit dgn bahasa mereka. Membaca goresan pena dalam bahasa Arab juga dianggap agak sulit alasannya ialah pengucapan vokal yg agak berbeda dengan bahasa Inggris. Sama menyerupai bahasa Cina, huruf-huruf Arab juga menjadi salah satu kesulitan bila ingin cepat mempelajari bahasa ini. Perubahan bentuk abjad dalam kalimat yg berbeda dikala suatu abjad digabungkan juga membuat berguru bahasa Arab lebih menantang
3. Jepang
Lagi-lagi bahasa dengan abjad yg rumit masuk dalam daftar ini. Jepang, menyerupai sudah banyak diketahui memiliki ribuan karakter dengan sifat yg berbeda. Selain ribuan karakter, ada tiga cara penulisan & dua jenis daftar suku kata membuat orang harus memiliki ingatan yg berpengaruh dikala mempelajari bahasa Jepang.
4. Korea
Struktur kata, pemahaman kalimat & konjugasi kata kerja yg berbeda membuat bahasa Korea bukan bahasa yg mudah diserap. Selain struktur penggunaan kata, huruf-huruf Korea yang tak kalah rumit juga membuat bahasa asal bintang K-Pop tersebut sulit dipelajari dengan cepat.
5. Hungaria
Bahasa Hungaria dianggap sulit dipelajari alasannya ialah tidak memiliki kemiripan atau rumpun yg sama dengan bahasa apapun. Tidak menyerupai bahasa Indonesia yg memiliki beberapa kemiripan dengan bahasa Malaysia, bahasa Hungaria tidak menyerupai dengan bahasa apapun.
Karena itu seseorang harus mulai dari nol untuk mempelajarinya. Kesulitan lain dikala mempelajari bahasa Hungaria ialah bahasa ini memiliki sifat kata untuk penyebutan feminin, maskulin dan netral gender. Selain itu, 7 konjugasi yg berbeda juga membuat bahasa negara yg terletak di benua Eropa tersebut makin rumit untuk segera dipahami.