Sabtu, 06 Januari 2018

Cara Menghitung Tubuh Gemuk atau Kurus

Saat ingin menurunkan berat badan, seseorang diharuskan untuk menghitung berapa indeks massa tubuhnya (BMI). Karena hasil dari perhitungan BMI ini mampu menentukan apakah seseorang sudah ideal, kurus atau termasuk kelebihan berat badan.

Cara untuk menghitung nilai indeks massa tubuh berdasarkan nilai tinggi dan berat tubuh yang dimiliki. Perhitungan ini berlaku sama untuk laki-laki maupun perempuan.

Seperti dikutip dari BBC, cara menghitungnya dengan mengkuadratkan nilai tinggi tubuh (dalam satuan meter). Lalu nilai berat tubuh (dalam satuan kilogram) dibagi hasil kudrat dari tinggi tubuh tersebut.

Misalnya seseorang perempuan berusia 30 tahun memiliki berat tubuh 60 kg dan tinggi tubuh 160 cm (1,6 meter). Cara menghitungnya pertama kali mengkuadratkan tinggi tubuh 1,6 X 1,6 alhasil 2,56. Lalu nilai berat tubuh dibagi hasil perkalian dari tinggi tubuh yaitu 60 : 2,56 alhasil 23,43. Berarti nilai BMI dari perempuan tersebut sebesar 23,43 dan masuk ke dalam kelompok ideal/normal.

Kategori BMI adalah:
1. Nilai indeks massa tubuh kurang dari 19 tergolong ke dalam kelompok kurus.
2. Nilai 19-24,9 masuk ke dalam kelompok ideal.
3. Nilai antara 25-29,9 masuk kelompok kelebihan berat tubuh (gemuk).
4. Jika mencapai nilai 30 atau lebih maka orang tersebut masuk ke dalam kelompok obesitas.

Risiko kesehatan akan bertambah besar kalau seseorang memiliki nilai indeks massa tubuh 25 atau lebih. Karena akan semakin besar kemungkinan orang tersebut terkena penyakit kalau tidak diimbangi dengan contoh hidup sehat dan berolahraga.

Risiko kesehatan yang kemungkinan dimiliki oleh orang dengan nilai indeks massa tubuh di atas 25 yaitu tekanan darah tinggi, kolesterol, penyakit jantung, stroke, diabetes, arthritis, sakit pinggang atau juga berafiliasi dengan psikologisnya.

Bagi yang memiliki indeks massa tubuh besar tidak ada salahnya untuk mulai melaksanakan diet yang sehatdengan mengurangi asupan kalori, perbanyak acara fisik, menerapkan contoh hidup yang sehat atau dengan berkonsultasi ke dokter gizi.

BMI merupakan salah satu alat untuk mengetahui apakah seseorang perlu melaksanakan diet atau tidak, tapi BMI ini hanya untuk melihat kelebihan berat tubuh tanggapan lemak. Kaprikornus untuk orang yang berotot, atletis, ibu hamil, pembacaan BMI mungkin akan kurang tepat
Disqus Comments