Senin, 04 Desember 2017

Taukahkamu; Monyet itu Bisa Jatuh Cinta



Para ilmuwan berhasil menemukan hormon cinta pada simpanse yang disebut dengan oksitosin. Disebut hormon cinta alasannya oksitosin berperan mengatur acara organ reproduksi dan perilaku sosial, menyerupai ikatan antarkelompok, ibu dan anak.

Oksitosin sebetulnya ditemui pada seluruh mamalia, tetapi oksitosin yang ditemukan pada simpanse ini berbeda. Peneliti mengungkapkan, perbedaan itu terjadi alasannya gen yang bertanggung jawab dalam produksi hormon ini juga berbeda. Karen Parker, peniliti dari Stanford University yang terlibat penelitian ini mengatakan, penemuan ini yakni kali pertama oksitosin ditemukan berbeda dalam mamalia yang dipelajari.

"Pandangan ortodoks mengatakan, semua mamalia memiliki oksitosin yang sama," ujarnya.

Penemuan hormon ini terjadi ketika Karen dan rekannya tengah berupaya mempelajari simpanse di laboratorium. Mereka mengalami kesulitan ketika ingin mengukur kadar oksitosin. Setelah melaksanakan analisa genetik, mereka mengetahui bahwa gen yang bertanggung jawab terhadap produksi oksitosin dalam simpanse berbeda.

Penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Biology Letters, Selasa (15/32011) kemarin. Parker mengatakan, beliau dan timnya akan terus mempelajari acara oksitosin ini untuk membandingkan efeknya dengan oksitosin yang dikenal selama ini. Oksitosin sendiri yakni sebuah hormon yang diproduksi di bab otak disebut kelenjar putuitari. Setelah diproduksi, hormon disebarkan lewat sistem sirkulasi tubuh, terutama menuju organ target.

source
Disqus Comments