Senin, 04 Desember 2017

(Renungan) Nasib Buruk dan Nasib Baik

Ada seorg petani miskin memiliki seekor kuda putih yg sangat mengagumkan & gagah. Suatu hari, seorg saudagar kaya ingin membeli kuda itu & memperlihatkan harga yg sangat tinggi. Sayang si petani miskin itu tidak menjualnya. Teman-2 nya menyayangkan & mengejek beliau karna tdk menjual kudanya itu.

Keesokan hari nya, kuda itu hilang dr kandangnya. Maka teman-2 nya berkata : sungguh jelek nasibmu, padahal klo kemarin di jual kau kaya, skrg kudamu sdh hilang. Si petani miskin hanya membisu saja.

Beberapa hari kemudian, kuda si petani kembali bersama 5 ekor kuda lainnya. Lalu teman-2 nya berkata : wah beruntung sekali nasibmu, ternyata kudamu membawa keberuntungan. Si petani hanya membisu saja.

Beberapa hari kemudian, anak si petani yg sedang melatih kuda-2 gres mereka terjatuh dan kakinya patah. Teman-2 nya berkata : rupanya kuda-2 itu membawa sial, lihat skrg anakmu kakinya patah. Si petani tetap membisu tanpa komentar.

Seminggu kemudian terjadi peperangan di wilayah itu, semua anak muda di desa dipaksa utk berperang, kecuali si anak petani karna tdk mampu berjalan. Teman-2 nya mendatangi si petani sambil menangis : beruntung sekali nasibmu karna anakmu tdk ikut berperang, kami hrs kehilangan anak-2 kami.

Si petani kemudian berkomentar : Janganlah terlalu cepat membuat kesimpulan dgn mengatakan nasib baik atau jelek, semuanya yaitu suatu rangkaian proses. Syukuri & terima keadaan yg terjadi ketika ini, apa yg kelihatan baik hari ini belum tentu baik utk hari esok. Apa yg buruk hari ini belum tentu buruk utk hari esok.
Tetapi yg PASTI : Allah paling tahu yg terbaik buat kita.. Bagian kita yaitu :

"Mengucap syukurlah dalam segala hal, alasannya yaitu itulah yang dikehendaki Allah di dalam hidup kita" 

Disqus Comments