Sabtu, 02 Desember 2017

Apa Saja Isi dan Struktur Payudara Wanita?

Payudara selalu menjadi bab menarik dari badan wanita. Bagian badan sensitif ini juga menjadi media pertumbuhan dan perkembangan bayi melalui ASI. Tapi payudara wanita tak cuma berisi kelenjar susu.



Struktur payudara wanita sangat kompleks. Selain terdiri dari jaringan lemak dan ikat, payudara juga mengandung jalan masuk susu, pembuluh darah, kelenjar getah bening dan struktur yang dikenal sebagai lobus dan lobulus.

Dilansir Mayoclinic, Selasa (11/1/2011), setiap payudara memiliki 12 hingga 20 bab lobulus (kelenjar penghasil susu pada ujung lobus) dan duct (saluran susu). Menjelang puting, setiap duct melebar untuk membentuk suatu kantung (ampula).

Selama menyusui, duct tersebut membawa susu dari alveoli (kantung susu di lobulus) ke tempat gelap dari kulit pada payudara (areola atau tempat gelap sekitar puting). Dari areola, jalan masuk bergabung bersama menjadi jalan masuk yang lebih besar berakhir di puting.

Secara detail ibarat dilansir imaginis, payudara wanita terdiri dari:
1. Kelenjar susu (lobulus) yang menghasilkan susu
2. Duct atau jalan masuk yang mengangkut susu dari kelenjar susu (lobulus) ke puting Puting
3. Areola (daerah berpigmen merah muda atau coklat di sekitar puting susu)
4. Jaringan ikat (fibrous) yang mengelilingi lobulus dan duct
5. Lemak
Jaringan payudara insan mulai berkembang pada ahad keenam kehidupan janin. Awalnya, jaringan payudara berkembang di sepanjang garis ketiak dan meluas ke selangkangan (ini disebut milk ridge).

Pada ahad kesembilan hidup janin, pertumbuhan kembali ke tempat dada, meninggalkan dua kuncup payudara di bab atas dada. Pada wanita, kolom sel tumbuh dari tiap kuncup payudara, menjadi kelenjar keringat yang terpisah dengan duct (saluran susu) yang mengarah ke puting.

Payudara wanita tidak tumbuh sebelum memasuki masa pubertas (sekitar usia 10 atau 11 tahun), yakni saat badan mengalami aneka macam perubahan untuk mempersiapkan reproduksi.

Setelah rambut kemaluan mulai tumbuh, payudara akan mulai menanggapi perubahan hormon dalam tubuh. Secara khusus produksi dua hormon, yakni estrogen dan progesteron yang merupakan sinyal pengembangan jaringan kelenjar payudara.

Pertumbuhan awal payudara mungkin sedikit menyakitkan bagi beberapa perempuan. Selama waktu ini, lemak dan jaringan ikat payudara menjadi lebih elastis. Saluran payudara mulai tumbuh dan pertumbuhan berlanjut hingga menstruasi dimulai (biasanya 1 hingga 2 tahun setelah perkembangan payudara telah dimulai). Menstruasi menyiapkan payudara dan ovarium untuk kehamilan potensial.

Berikut beberapa tahapan perkembangan payudara pada wanita:
1. Sebelum pubertas, payudara rata kecuali untuk bab puting yang mencuat dari dada.
2. Awal pubertas, areola (daerah puting) menjadi tunas menonjol dan payudara mulai mengisi.
3. Akhir pubertas, jaringan kelenjar dan lemak meningkat pada payudara, dan areola (daerah puting) menjadi datar.
Disqus Comments